INDONESIA MENJADI KASUS COVID TERTINGGI DI ASIA TENGGARA

Uncategorized

Indonesia merupakan negara yang bisa dibilang paling terakhir terkena dampak dari covid ini, dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia.

Ketika negara lain sudah memasuki kehidupan baru, Indonesia masih dihambat oleh pandemic ini.

Indonesia, Negara Yang Baru Saja Mencetak Rekor Kasus Tertinggi di Dunia

Setiap harinya, Jubir Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 selalu menginformasikan berapa banyak penambahan kasus, baik yang positif, dinyatakan sembuh maupun meninggal dunia.

Per tanggal 5 Juli 2020, tercatat adanya 1.607 kasus baru. Dan total kasus yang terjadi di Indonesia sebanyak hampir 65.000 kasus positif virus corona.

Ini disebabkan karena masyarakat banyak yang tidak mematuhi dan egois pada dirinya sendiri.

Kasus ini hampir setara dengan negara Korea. Namun setiap harinya juga banyak pasien yang dinyatakan sembuh.

Saat ini Jawa Timur menjadi wilayah yang paling tinggi terkena kasus ini dibanding sebelumnya Jakarta yang menduduki posisi atas.

Kini Indonesia menjadi negara yang mempunyai angka tertinggi dalam kasus covid di Asia Tenggara dan kedua diduduki oleh Filipina.

Selain memiliki jumlah kasus positif terbanyak, kasus kematian corona di Indonesia juga merupakan yang tertinggi.

Beberapa bulan yang lalu pertambahannya kasus yang positif bisa dihitung dengan jari, tapi sekarang? Pertambahannya bisa 1000 per hari.

Sedikit demi sedikit lama lama akan jadi bukit. Kini semua pihak sudah kelelahan atas adanya kasus ini, pemerintah yang sudah buat regulasi tetapi tidak di patuhi oleh masyarakat, dan masyarakat yang selalu menyalahkan kalau kerja dari pemerintah tidak baik.

Sedangkan banyak tenaga medis pun banyak yang sudah gugur. Kalau dari awal kita bisa patuh, pandemic ini bisa kita lawan dengan seluruh tenaga masyarakat.

Setiap orang dibuat pusing dengan adanya berita-berita tentang covid. Padahal yang seharusnya berita tersebut tidak sudah di informasikan setiap saat, yang ada malah masyarakat menjadi makin stress.

Padahal dari awal ketika pemerintah mengeluarkan regulasi tentang PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar), WHF (Work From Home) tapi masih saja banyak masyarakat yang tidak nurut.

Kalian tau ga sih kenapa di Indonesia kasus positif corona semakin terus bertambah? Hal pertama yang bisa menyebabkan kasus positif corona bertambah ini karena masih banyak orang yang tanpa gejala berkeliaran keluar.

Sejatinya emang kita tidak tau siapa saja yang positif atau negate, karena tidak semua pasien diperlihatkan gejalanya.

Lalu yang kedua banyaknya masyarakat yang sudah lanjut usia rentan tertular virus ini namun tidak disiplin dan patuh terhadap aturan protocol kesehatan seperti tidak menggunakan masker, tidak jaga jarak.

Selain itu ketika pemerintah melarang untuk mudik ketika hari raya idul fitri, masih saja banyak masyarakat yang nakal dan tetap bersikeras untuk mudik.

Walaupun banyak yang bilang kalau PSBB itu tidak efektif, setidaknya bisa menurunkan angka penyebaran.

Akibatnya banyak pemudik yang tidak bisa kembali ke kota asalnya karena harus mengalami karantina maksimal 14 hari.

Sementara itu vaksin yang sedang dibuat juga sudah memasuki tahap akhir. Penelitian yang dilakukan untuk membuat vaksin juga tidak bisa sebentar dan tidak udah karena mereka harus melakukan beberapa uji coba dan pada akhirnya lama-lama kita akan dihadapkan dengan kehidupan yang seperti ini sebelum vaksin itu ada.

Tidak lain tidak bukan kitalah yang akan menghilang secara hukum alam, siapa yang kuat itulah siapa yang akan bertahan lama hidup. Sekarang bagaimana kita saja yang akan displin atau tidak tentang kesehatan

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*